Para Agen Dinilai Sangat Rakus, Giuseppe Marotta Ingin Akhiri Tradisi Merugikan Tersebut

Usmbtuk

BERITA BOLA –  Para Agen Dinilai Sangat Rakus,  Giuseppe Marotta Ingin Akhiri Tradisi Merugikan Tersebut

CEO Juventus, Giuseppe Marotta, turut mengomentari kondisi bursa transfer di era sepakbola modern seperti sekarang. Marotta menilai bahwa saat ini banyak ditemukan agen-agen sepakbola serakah yang ingin mengambil keuntungan sebesar mungkin dari transaksi perpindahan pemain.

Marotta pun mengajukan saran agar para agen juga memiliki peraturan dalam melakukan transaksi untuk kliennya. Pasalnya, menurut laporan yang diberitakan LinkAlternatif.Info, sejak 2013 hingga 2016 sudah terdapat 982 juta euro dana yang dihabiskan untuk biaya agen.

{ Baca Juga : ” Hengkang dari Chelsea, John Terry Jadi Rebutan Birmingham City dan Aston Villa }

“Ketika sebuah klub berhadapan dengan kompetitor lainnya, utamanya klub-klub besar Eropa, tidak ada pilihan selain menerima permintaan yang bertentangan dengan logika apa pun,” jelas Marotta, menyadur dari LinkAlternatif MAXBET, Selasa (20/6/2017).

Peraturan yang diajukan Marotta untuk komisi para agen bukanlah tanpa alasan. Pasalnya, pihak Marotta, yakni Juventus pernah mengalami hal tidak menyenangkan kala menjual Paul Pogba ke Manchester United. Kala itu, Pogba berhasil dijual dengan harga 105 juta euro, tetapi dari transfer itu, agen dari Pogba, yakni Mino Raiola mendapat komisi yang terbilang besar, yaitu senilai 27 juta euro.

“Kami harus mengatur peran para profesional ini, yang tulus tapi juga sangat rakus,” pungkas Marotta.

Separator image .