Neymar Dinginkan Rumor Keretakannya dengan Cavani

Paris Saint-Germain's Brazilian forward Neymar and Paris Saint-Germain's Uruguayan forward Edinson Cavani celebrate a goal  during the French L1 football match between Paris Saint-Germain (PSG) and Montpellier (MHSC) at the Parc des Princes stadium in Paris on January 27, 2018. / AFP PHOTO / FRANCK FIFE

BeritaBola,  Neymar Dinginkan Rumor Keretakannya dengan Cavani

Hadirnya Neymar da Silva dalam kubu Paris Saint-Germain (PSG) nyatanya tak melulu mendapat sanjungan dari para fans Les Parisiens. Justru sebaliknya, Neymar malah kerap mendapat cemoohan dari para fans lantaran sikap arogannya di atas lapangan.

Para fans tak menyuaki sikap arogan Neymar kala striker berpasor Brasil itu berebut mengambil tendangan penalti dengan ujung tombak PSG, Edinson Cavani, di laga melawan Olympique Lyon pada 17 September 2017. Pasalnya, fans PSG menginginkan agar Cavani lah yang harus selalu menjadi bintang utama ketimbang Neymar, utamanya dalam urusan mencetak gol.

Selepas kejadian tersebut, pelatih PSG, Unai Emery pun akhirnya membuat keputusan bahwa selanjutnya penalti akan diambil oleh Neymar. Meski demikian, para fans PSG tetap tak terima pemain 25 tahun itu mengeksekusi tendangan penalti kala timnya melibas Dijon dengan skor telak 8-0 beberapa pekan lalu.

{ Baca juga : ” Madrid Permalukan Valencia 4-1 di Estadio de Mestalla ” }

Sebelum peluang penalti tercipta, PSG sudah unggul jauh 7-0. Dari tujuh gol tersebut, Neymar menyumbang tiga di antaranya, sementara Cavani satu gol. Namun, pada laga tersebut Cavani memiliki peluang besar memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak PSG sepanjang masa bila melesakkan satu gol lagi.

Kendati demikian, alih-alih memberikan peluang kepada Cavani untuk mendulang gol, Neymar justru mengeksekusinya sendiri sehingga dirinya mencatatkan quattrick. Karena aksinya tersebut, bukannya mendapat pujian dari para fans, Neymar malah mendapat cemoohan.

Di sisi lain, Cavani baru bisa memecahkan rekor yang didambakannya tersebut pada tiga laga PSG berikutnya, yakni kala melumat Montpellier 4-0, Minggu (28/1/2018). Pada laga tersebut, Cavani mencetak satu gol, sedangkan Neymar dua. Namun, karena tak ingin banyak pihak salah sangka terhadap hubungannya dengan Cavani, eks pemain Santos itu pun memberikan penjelasannya.

“Saya pernah mengalami keduanya, mendapatkan ‘boo’dan tepuk tangan, namun saya senang denga kemenangan dalam pertandingan ini (melawan Montpellier), itu hal terpenting. Mustahil bagi kami tidak mengetahuinya (rekor Cavani), namun pelatih menunjuk saya sebagai yang mengambil penalti dan kami harusnya tak punya kontroversi mengenai itu,” ucap Neymar, menukil dari Website Alternatif SBOBET 2018, Minggu (28/1/2018).