Ancelotti Prediksi Man City Bakal Capai Final Liga Champions 2017-2018

Manchester Cityn players celebrate after winning in the penalty shoot out after extra time in the English League Cup quarter-final football match between Leicester City and Manchester City at King Power Stadium in Leicester, central England on December 19, 2017. / AFP PHOTO / Paul ELLIS / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 75 images, no video emulation. No use in betting, games or single club/league/player publications.  /

BeritaBola,Ancelotti Prediksi Man City Bakal Capai Final Liga Champions 2017-2018

Kiprah Manchester City kala melakoni kampanye mereka di Liga Inggris musim 2017-2018 memang sangat menawan. Bagaimana tidak dari dari 15 laga yang sudah berlangsung, klub dengan julukan The Citizens tersebut masih kukuh sebagai pemuncak klasemen sementara.

Man City mampu unggul 12 poin dari rival terberat mereka, yakni Manchester United, yang berada di posisi kedua. Tidak hanya di Liga Inggris, kiprah Man City di Liga Champions musim ini juga tidak kalah hebatnya. Mereka mampu lolos dari Grup F dengan status juara grup.

{ Baca juga : ” Beckham Terkejut Sanchez Memilih Gabung ke Man United ” }

Man City diyakini bakal melangkah lebih jauh lagi lantaran hanya menghadapai tim sekelas FC Basel pada babak 16 Besar Liga Champions 2017-2018. Mantan pelatin Bayern Munich, Carlo Ancelotti, pun coba memberikan tanggapan terkait penampilan Man City di musim ini.

Pelatih berkebangsaan Italia tersebut mengaku sangat yakin bahwa Man City memiliki peluang yang sangat besar untuk bisa mencapai babak final Liga Champions musim ini.

“Dibandingkan di masa lalu, akan lebih sulit dari biasanya bagi setiap tim untuk memenangkan Liga Champions. Tim-tim tersebut memiliki keunggulan, dan sebagai hasilnya para kandidat yang bisa mencapai final jumlahnya telah meningkat,” ucap Ancelotti, seperti disadur dari Link Alternatif SBOBET 2018, Kamis (1/2/2018).

“Awalnya ada empat atau lima, yakni dua tim asal Spanyol, Manchester United, Bayern Munich dan baru belakangan ini Juventus. Sekarang Anda bisa menambahkan dua atau tiga tim Inggris untuk itu, dan Paris Saint-Germain,” sambung pelatih berusia 58 tahun tersebut.

“Bila Anda mempertimbangkan Real Madrid-PSG adalah babak 16 besar, Anda mendapatkan gambaran betapa sulitnya trofi ini bagi semua orang. Dari segi permainan mereka, saya pikir ManCity yang paling indah untuk ditonton dan yang dilengkapi dengan skuad terbaik untuk meraih kemenangan terakhir,” tutupnya.